Panti Asuhan Yatim
Nur Hidayah
Beranda » Profil Anak Asuh » Sri Lestari
Sabtu, 08 Juni 2013 - 14:40:06 WIB
Sri Lestari
Diposting oleh : S. Jayadi
Kategori: Profil Anak Asuh - Dibaca: 8309 kali

Belajar Dari Pengalaman

Aku masih ingat hari itu hari raya Idul Fitri, semua orang  bersuka cita menyambutnya. Sejak pagi  sampai siang hari banyak tamu bertandang silaturahmi. Malam hari kami sekeluarga masih bercengkrama bersama keluarga, seraya saling melontarkan canda tawa hingga larut malam.Kami semua merasa lelah kemudian beranjak tidur, namun belum sempat aku terlelap dalam tidur.Ku dengar bapak mengeluh kepalanya sakit dan sekujur tubuh sakit.Ibu mengambil inisiatif untuk mengeroki (bhs jawa) punggung bapak sambil bercerita.

Namun ada yang janggal dengan sikap bapak, sejak tadi diajak bicara bapak tidak menyahut, ibu sangat panik lalu membangunkan kami anak-anaknya, saat itu hujan deras mengguyur desa kami yang berlokasi di Gemblegan Kalikotes kabupaten Klaten.Ibu langsung memerintahkanku memanggil Mas Suroyo anak angkat bapak yang tinggal tidak jauh dari rumah kami, tak berapa lama kemudian rumah kami dipenuhi banyak orang.Pagi harinya sekitar pukul 10 bapak dinyatakan meninggal dunia.Seketika tubuhku tak bergeming, hatiku tidak bersedih namun juga tidak bahagia.

Baru kusadari arti kehilangan seorang ayah ketika aku tlah tumbuh besar, sakit, sedih… namun aku tak mungkin menangisinya terus menerus…. Biarlah pengalaman hidup ini menjadi alat penempaan bagiku agar aku menjadi orang yang lebih bijak dalam mengarungi kehidupan.

Sejak bulan Juli 2011 aku hidup di Panti asuhan Nur Hidayah, Alhamdulillah… aku bisa masih bisa melanjutkan sekolah. Aku masih ingin terus mengasah kemampuan dan potensi yang kumiliki.Suatu saat nanti aku ingin menjadi seorang yang ahli dibidang Design Grafis.Aku sadar sifatku yang kekanak-kanakkan seperti emosional, moody (tergantung mood-red) masih sering menyertai hari-hariku. Harapan yang kupatrikan dalam hati adalah aku bisa menjadi lebih baik dari hari ke hari.